Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Laptop menjadi perangkat yang banyak digunakan saat ini. Dengan adanya laptop, seseorang bisa dengan mudah mengerjakan pekerjaan mereka dimanapun dan kapanpun.

Laptop memiliki dasar komponen yang sama dengan komputer pada umumnya. Tapi yang membedakan, adalah laptop memiliki baterai.

Baterai laptop sendiri saat dipakai bisa bertahan mulai dari 3 sampai 6 jam tergantung dari kapasitasnya. Kemudian juga, umur baterai bisa dikatakan cukup panjang, asal pemakaiannya tepat.

Meskipun demikian, pada baterai bisa saja muncul beberapa masalah. Contoh paling sering ialah baterai drop yang membuat daya jadi lebih cepat habis.

Tapi tidak perlu khawatir dan tidak perlu langsung mengganti baterai, silahkan coba dulu kalibrasi baterai laptop seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

Apa itu Kalibrasi Baterai Laptop?

Kalibrasi baterai laptop, adalah proses dimana baterai tersebut diperbaiki statusnya. Contohnya begini, kamu memakai baterai laptop, dan melihat baterai tersebut statusnya menunjukkan angka 80%.

Kemudian kamu pakai laptop tersebut, dan belum lama dipakai, tiba-tiba status baterainya menunjukkan angka 40%. Dalam hal ini, status baterai tersebut bermasalah dan perlu diperbaiki.

Perlukah Kalibrasi Baterai Laptop Dilakukan?

Meskipun terlihat tidak begitu penting, ketika status baterai tiba-tiba berubah, dalam kondisi masalah lebih lanjut, laptop bisa saja sering tiba-tiba mati.

Jika laptop sering tiba-tiba mati, tentu bisa membuat pekerjaan jadi terganggu. Contohnya kamu sedang mengetik atau main game, bisa tidak tersimpan prosesnya kalau laptop tiba-tiba mati.

Selain itu, dilansir dari situs Uplotify, ketika laptop tidak mati dengan benar, maka komponen lain yang ada di dalamnya juga bisa mengalami kerusakan.

Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Ada tiga cara yang bisa kamu lakukan untuk melakukan kalibrasi baterai laptop. Berikut cara-cara tersebut yang bisa kamu ikuti.

1. Dengan Cara Manual

Yang pertama yaitu cara kalibrasi baterai secara manual. Pada dasarnya status baterai bisa kita reset tanpa aplikasi tambahan.

Panduan ini sudah banyak direkomendasikan, baik itu para teknisi komputer, hingga pabrik laptopnya itu sendiri.

Berikut cara kalibrasi baterai laptop secara manual:

  1. Nyalakan laptop terlebih dulu
  2. Kemudian isi baterai laptop hingga penuh (100%)
  3. Selanjutnya silahkan gunakan laptop, atau biarkan saja laptop dalam keadaan menyala, sampai baterainya habis (0%)
  4. Setelah baterainya sudah habis, silahkan cas baterai laptop. Kemudian biarkan sampai penuh (100%).
  5. Lakukan proses pengecasan saat laptop dalam keadaan mati. Jangan dinyalakan laptopnya.
  6. Kalau sudah selesai, cabut charger kemudian nyalakan laptopnya

2. Memakai Aplikasi Tambahan

Walau proses kalibrasi bisa dilakukan secara manual, namun untuk kamu yang ingin memakai aplikasi tambahan, tentunya juga bisa.

Perbedaan menggunakan aplikasi pihak ketiga, adalah proses kalibrasinya yang akan dibantu aplikasi tersebut. Kamu bisa memakai aplikasi seperti Smarter Battery, BatteryCare dan lain-lain sejenisnya.

Untuk cara pakainya seperti ini:

  1. Langkah pertama install terlebih dahulu aplikasi BatteryCare
  2. Setelah aplikasi sudah terpasang, buka aplikasinya selanjutnya cas laptop yang ingin kamu kalibrasi sampai 100%
  3. Kalau sudah 100% biarkan terlebih dahulu, jangan dicabut selama 2 jam
  4. Selanjutnya klik icon baterai di sebelah kanan bawah, pilih Power Options kemudian buka Plan Settings
  5. Klik pada Change Advanced Power Settings, lalu pada Critical Battery Action, klik Hibernate
  6. Lanjut kamu atur kolom Low Battery Level ke 5%
  7. Tunggu proses hibernasi berakhir, biasanya butuh waktu beberapa jam dari 5% tadi ke 0%
  8. Kalau laptop sudah mati, cas baterai dan tunggu sampai 100%

3. Melalui BIOS

Dan terakhir ada cara kalibrasi baterai laptop melalui BIOS. Yang perlu kamu ingat, ialah tidak semua laptop bisa menggunakan cara ini, melainkan hanya laptop yang sudah mendukung fiturnya.

Berikut caranya:

  1. Pertama kamu restart terlebih dahulu laptop
  2. Kemudian ketika proses booting, kamu tekan tombol F2 atau F12
  3. Tunggu sampai laptop masuk BIOS
  4. Setelah berhasil masuk BIOS, kamu cari pengaturan Battery Calibration
  5. Klik tombol Start kemudian cas baterai laptop sampai 100%
  6. Kalau sudah, biarkan baterai sampai habis
  7. Selanjutnya cas lagi sampai baterainya 100%
  8. Selesai. Dengan ini baterai laptop sudah berhasil dikalibrasi

Cara Merawat Baterai Laptop Supaya Awet

Setelah baterai berhasil dikalibrasi, langkah selanjutnya kamu perlu merawat baterai tersebut agar tetap awet. Berikut beberapa tipsnya.

1. Cek Suhu Laptop

Yang pertama jagalah suhu laptop agar tidak terlalu panas. Suhu laptop yang baik umumnya berkisar 70 derajat pada kondisi full load, dan 50 derajat dalam kondisi idle.

Untuk cara menjaga suhunya, kamu bisa gunakan laptop di tempat yang sejuk, memakai cooling pad tambahan, kemudian kamu bisa ganti pasta CPU kalau sudah kering.

2. Jangan Gunakan Laptop Sambil Di-Cas

Status baterai yang error, salah satunya sering disebabkan karena laptop dipakai ketika sedang dicas.

Karena itu, disarankan agar kamu tidak memakai laptop ketika dicas. Karena hal ini juga dapat membuat laptop jadi cepat panas.

3. Matikan Laptop Selesai Dipakai

Ada sebagian orang yang senang membuat laptop dalam mode sleep ketika selesai dipakai. Hal ini kurang direkomendasikan, karena pada dasarnya laptop masih dalam keadaan menyala.

Disarankan agar kamu mematikan laptop dengan cara shutdown agar komponen menjadi nonaktif.

Oke, sekian cara kalibrasi baterai laptop yang dapat kamu lakukan sendiri. Dengan cara ini kamu tidak perlu khawatir jika sedang mengalami masalah pada baterai laptop. Jangan lupa kllik tombol share, untuk membagikan ke teman-teman kamu, jika kamu merasa artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *