IHSG ditutup melemah ditengah aksi beli asing

IHSG ditutup melemah ditengah aksi beli asing


Indeks saham di Asia ditutup melemah sore ini pada Selasa karena konflik antara Rusia dan Ukraina terus berkecamuk dan risiko pengetatan kebijakan moneter yang agresif di Amerika Serikat meningkat.

Jakarta (Antara) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada Selasa di tengah aksi beli investor asing.

Saham IHSG ditutup turun 34,02 poin atau 0,49 persen menjadi 6.918,19 poin. Sementara itu, indeks 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,52 poin atau 0,25 persen menjadi 1001,28.

“Indeks saham Asia ditutup melemah sore ini karena konflik antara Rusia dan Ukraina terus berkecamuk dan risiko pengetatan moneter yang agresif di Amerika Serikat meningkat,” tulis tim peneliti Philip Securitas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa.

Investor terus memantau pembicaraan antara Rusia dan Ukraina yang dapat meredakan konflik. Setidaknya ada tiga upaya terpisah yang sedang dilakukan untuk memulai negosiasi.

Upaya ini dilakukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, bersama dengan upaya terbaru oleh Kanselir Jerman baru Olaf Schulz.

Namun semua upaya tersebut sejauh ini gagal karena penolakan Presiden Vladimir Putin untuk melakukan negosiasi secara serius.

Penurunan indeks yang lebih dalam dicegah oleh sentimen positif dari rilis data ekonomi China, khususnya penjualan ritel, produksi industri Dan investasi aset tetap, Yang keluar lebih baik dari yang diharapkan.

Di dalam negeri, surplus neraca perdagangan Indonesia meningkat tajam pada Februari menjadi $3,82 miliar, dibandingkan dengan $1,96 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Surplus tersebut merupakan surplus neraca perdagangan terbesar sejak November 2021 di tengah melonjaknya harga komoditas dan permintaan global yang kuat menjelang invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari.

Dibuka lebih tinggi, IHSG terus bergerak di zona hijau namun turun kembali pada penutupan sesi pertama perdagangan saham. Di sesi kedua, IHSG masih belum bisa beranjak dari teritori negatif menuju penutupan bursa.

Berdasarkan indeks sektoral BEI, seluruh sektor terkoreksi, dengan sektor pengangkutan dan logistik turun lebih dari minus 3,13 persen, disusul sektor komoditas mentah dan sektor infrastruktur masing-masing – 1,62 persen.

Penutupan IHSG sendiri dibarengi dengan pembelian saham oleh investor asing di semua pasar yang dibuktikan dengan total pembelian asing bersih di semua pasar sebesar Rp 1,33 triliun. Sementara itu, di pasar reguler, pembelian asing tercatat dengan net beli Rp 2,73 triliun.

Laju perdagangan saham tercatat 1.468.491 transaksi, dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 22,75 miliar lembar senilai Rp 18,1 triliun. Sebanyak 155 saham naik, 388 turun, dan 137 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini termasuk Nikkei yang naik 38,63 poin atau 0,15 persen menjadi 25.346,48, Hang Seng turun 1.116,58 poin atau 5,72 persen menjadi 18.415,08, dan Indeks Straits Times naik 4,01 poin atau 0,12 persen menjadi 3.236,04.

Baca Juga: IHSG Menguat Jelang Rilis Neraca Perdagangan Februari
Baca juga: IHSG diperkirakan dalam jangka menengah akan mencetak rekor baru
Baca juga: IHSG ditutup menguat di awal pekan, didukung oleh penurunan kasus COVID-19 yang berkelanjutan

Reporter: Citro Atmoko
Redaktur: Faisal Yunyanto
Hak Cipta © Antara 2022

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like