Pengertian Seni Musik

Pengertian Seni Musik

Pengertian seni musik- Saat ini musik sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dan banyak seniman juga sudah banyak yang menulis lagu dan mampu menciptakan lagu dengan selera musik yang tidak biasa. Kini musik sudah melekat pada kehidupan sehari-hari.

Musik Mempunyai makna dan daya tarik yang bisa membangkitkan rasa bagi orang yang mendengarkannya seperti rasa sedih, bahagia, atau semangat.

Tetapi apakah anda mengetahui pengertian seni musik? dan mempunyai berapa jenis? Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian Seni Musik

Seni Musik merupakan suatu cabang seni yang menggunakan suara sebagai sarana penyampaiannya dimana suara tersebut sudah disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai irama, nada, lagu, dan keselarasan.

Melalui musik seseorang mampu mengekspresikan diri dan emosinya melalui suara yang sudah dirangkai sedemikian rupa, baik itu dengan suara vokal maupun suara alat musik. Saat ini seni musik merupakan salah satu media hiburan yang sangat populer bagi masyarakat di seluruh dunia.

Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

Dibawah ini merupakan pengertian seni musik menurut para ahli yang harus kalian ketahui, antara lain:

  1. David Ewen

David Ewen adalah seniman dari Austria yang pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya sejak masih kecil. David merupakan seorang pendiri sekaligus pemilik Towne and Heath, yaitu sebuah perusahaan AS yang menerbitkan buku-buku tentang musik.

Pengertian seni musik menurut David Ewen yaitu musik merupakan ilmu seni tentang perpaduan antara ritme, nada, vokal dan instrumental yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang perlu diungkapkannya, terutama pada segi aspek emosional.

  1. Norman Dello Joio

Norman Dello Jojo merupakan salah satu composer terkemuka di Amerika pada abad ke-20 dan hebatnya ia sudah berkarya sejak usianya 14 tahun. Ia sudah mendapatkan pengakuan dari  internasional dan menerima banyak penghargaan.

Menurut Norman Dello Jojo pengertian seni musik merupakan sebuah seni yang terkait dengan banyak hal, yang bisa mengubah pandangan seseorang atau sekelompok orang, dan sering bisa menambah wawasan, baik tentang musik itu sendiri atau hal lain di luarnya.

  1. Suhastjarja

Suhastjarja merupakan dosen senior di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Menurut beliau seni musik merupakan sebuah ungkapan perasaan yang dibuat dalam wujud nada-nada dan mengandung harmoni,ritme, serta memiliki lirik yang penuh dengan makna.

  1. Adjie Esa Poetra

Adjie Esa Poetra merupakan seorang guru vokal senior dan ternama di Bandung, Jawa Barat. Dan menurut beliau seni musik merupakan musik yang dapat merangsang indera pendengaran, sehingga mampu menyampaikan informasi melalui musik tersebut.

Adjie Esa Poetra juga menganggap bahwa pada dasarnya musik ini memiliki kekuatan untuk mengekspresikan segala sesuatu, baik itu perasaan, sikap, pikiran, suasana psikologis, fenomena alam, dan lain sebagainya.

  1. Aristoteles

Menurut Aristoteles seni musik merupakan  seni musik dapat sebagai tiruan dari emosi manusia, baik emosi sedih, bahagia, jatuh cinta ataupun yang lainnya.

Maka hal ini menurutnya musik merupakan sesuatu yang bisa mempengaruhi semua indra, yang nantinya dapat menggerakkan manusia dengan cara yang berbeda sesuai dengan emosi yang terkandung dalam musik tersebut.

  1. Pono Banoe

Pono Banoemerupakan pencipta kamus musik setebal 1.200 halaman. Dan beliau menganggap bahwa musik berasal dari salah satu dewa dalam mitologi Yunani Kuno dulu yang bernama Dewa Muse.

Menurut beliau,  Dewa Muse merupakan lambang dari seni dan ilmu pengetahuan, sehingga dia dapat mengartikan seni musik merupakan sebagai cabang seni yang mempelajari berbagai  suara dan pola dalam bentuk yang lebih bisa dipahami oleh manusia.

Sejarah Seni Musik

Berikut ini merupakan tahapan-tahapan sejarah dari masa dahulu sampai masa sekarang yang harus kalian ketahui, diantaranya :

Zaman Pra Sejarah

Mulai dari zaman pra sejarah ini, sebenarnya musik sudah mulai dikenal oleh orang zaman ini. Karena sejak adanya manusia Homo Sapiens sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun lalu, banyak sekali alat musik yang sudah ditemukan dan merupakan yang tertua.

Alat yang ditemukan contohnya seperti flute yang bahan utamanya adalah tulang yang telah diberi lubang dan tulang ini biasanya diambil dari tulang beruang.

Flute tersebut diperkirakan sudah berumur 40.000 tahun lebih. Tidak hanya itu di Cina banyak sekali alat musik yang ditemukan di sana sekitar pad tahun 7000 sampai dengan 6600 SM.

Hal yang paling penting pada zaman pra sejarah ini yakni adanya prasasti yang berisi lagu Hurrian yang bertanggal 1400 SM yang menjadi bukti bahwa musik sudah lama dan tertua yang pernah dicatat.

Zaman Abad Pertengahan

Kemudian keberadaan musik pun berlanjut pada zaman abad pertengahan yang mana terjadi sekitar tahun 476 sampai dengan 1572 Masehi.

Saat ini seni musik sudah banyak dipergunakan untuk kepentingan kegiatan agama Kristen. Namun, setelah adanya penemuan pada bidang baru, fungsi musik pun berkembang dan tidak cuma difokuskan pada kegiatan keagamaan saja.

Zaman Renaisance

Setelah zaman abad pertengahan dilewati, seni musik pada zaman renaisance ini berkembang sekitar tahun 1500 sampai dengan 1600 masehi.

Pada zaman renaisance ini seni musik yang berkembang yakni musik percintaan dan keperwiraan. Akan tetapi, pada zaman ini seni musik yang digunakan untuk kegiatan di gereja mengalami kemunduran.

Namun, pada zaman ini alat musik seperti piano dan organ sudah ditemukan. Para seniman dan komposer pun mulai bermunculan pada zaman ini seperti Leonin, Guillaume de Machaut dan Perotin.

Zaman Barok Dan Rokoko

Zaman barok dan rokoko ini terjadi  sekitar tahun 1600 sampai  1750 Masehi. Pada zaman ini penggunaan ornamen atau hiasan musik makin banyak.

Pada zaman ini juga musik Barok penggunaannya dilakukan secara bersamaan dan spontan sedangkan untuk musik rokoko penggunaannya harus dicatat dan diatur.

Dan ada zaman ini banyak seniman yang terkenal yaitu Johan Sebastian Bach. Beliau merupakan pencipta dari musik koral khotbah gereja dan sekaligus pencipta lagu instrumental. Namun, pada zaman ini seniman tersebut buta dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Leipzig.

Zaman Klasik

Berlanjut pada zaman klasik, zaman ini berjaya pada tahun 1750 – 1820 masehi. Pada zaman ini juga dinamika dipergunakan semakin lembut. Selain itu, perubahan pada tempo dengan accelerando juga semakin cepat serta ritarteando semakin lembut.

Selain itu juga pemakaian pada ornamnetik ini dibatasi. Pada zaman ini juga banyak kompesor yang muncul dan terkenal seperti Johan Christian Bach, Wolfgang Amadeus Mozart, Joseph Haydn dan Ludwig van Beethoven.

Zaman Romantik

Setelah zaman klasik lalu musik ini ada pada zaman romantik yang sudah ada pada tahun 1810 sampai tahun 1900. Pada zaman ini seni musik lebih mementingkan perasaan seseorang. Selain itu, di zaman ini musik sangat kental sekali dengan unsur romantisme atau pada perasaan.

Jadi, jangan heran jika terdapat banyak tempo serta dinamika yang digunakan. Di zaman romantik, music opera serta balet juga mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Komposer yang terkenal di zaman ini yaitu Franz Schubert dan Ludwig van Beethoven.

Zaman Modern

Dan zaman yang terakhir yaitu zaman modern yang mana ada pada sekarang ini abad-20 an. Pada awal zaman ini banyak sekali penemuan radio yang menjadi cara baru untuk bisa mendengarkan musik.

Tidak hanya itu, musik pada zaman ini lebih berfokus pada ritme, gaya dan suara. Namun, di zaman modern ini tidak mengakui hukum dan peraturan.

Dan di zaman ini juga lahir lah penemuan alat musik dan perekam suara serta alat pengedit musik memberikan genre baru pada musik. Dengan adanya hal ini orang semakin bebas mengungkapkan ekspresinya melalui musik.

Unsur – Unsur Seni Musik

Dibawah ini merupakan unsur-unsur dari seni musik yang harus kalian ketahui, antara lain:

  1. Melodi

Melodi merupakan susunan dari rangkaian tiga nada atau lebih yang terdengar berurutan secara logis, memiliki irama, dan mengungkapkan gagasan.

  1. Irama

Irama atau ritme merupakan ukuran waktu ataupun tempo yang mampu menentukan ketukan dalam keseluruhan musik tersebut.

Irama sendiri terbentuk dari sebuah rangkaian bunyi dalam waktu yang berbeda sehingga dapat membentuk pola irama.

  1. Harmoni

Harmoni merupakan perpaduan yang teratur antara melodi dan nada secara terus menerus sehingga mampu menghasilkan keindahan komposisi musik tersebut.

  1. Birama

Birama merupakan unsur seni musik berupa ketukan atau ayunan secara berulang-ulang dan teratur dalam tempo yang sama. Biasanya ketuka birama ini ditulis dengan 2/4, 2/3, 3/4, dan seterusnya.

  1. Tangga Nada

Tangga nada merupakan urutan nada yang disusun secara berjenjang dimana setiap nada memiliki jarak tertentu. Tangga nada ini terbagi menjadi dua macam, yakni tangga nada diatonik (7 nada) dan pentatonik (5 nada).

  1. Tempo

Tempo merupakan tingkat kecepatan suatu musik yang ditentukan oleh banyaknya ketukan dalam satu menit (beat). Semakin cepat sebuah musik yang dimainkan maka nilai temponya pun akan semakin besar.

  1. Dinamika

Dinamika merupakan sebuah tingkatan lembut dan kerasnya suara musik saat dimainkan sehingga tidak terdengar datar ataupun monoton.

  1. Timbre

Timbre merupakan kualitas atau warna suara dalam seni musik. Timbre ini sangat bergantung pada sumber suara dan cara bergetarnya pada suatu instrumen.

Contohnya dengan nada yang sama, timbre yang dihasilkan oleh suling akan berbeda dengan timbre piano.

Fungsi Seni Musik

Berikut ini merupakan beberapa fungsi seni musik yang bisa Anda jadikan sebagai referensi, diantaranya :

  1. Sebagai Sarana Mengekspresikan Diri

Sarana mengekspresikan diri merupakan salah satu fungsi seni musik. Untuk seorang seniman mampu mengekspresikan diri dan perasaannya melalui musik.

Ekspresi dan perasaan seseorang dalam musik bisa diketahui melalui melodi dan tempo musik yang dimainkan.

  1. Sebagai Sarana Komunikasi

Sebagai sarana komunikasi maksudnya suara yang dihasilkan dalam musik terdapat pola ritme yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu.

Contohnya saja dalam kegiatan upacara, suara dan pola ritme yang dibunyikan pasti memiliki arti tertentu sehingga orang lain dapat mengerti apa yang akan dilakukan.

  1. Sebagai Sarana Kreativitas

Pada setiap individu tentunya memiliki kreativitas di dalam dirinya dengan kadar tertentu dan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhannya. Dalam musik juga bisa digunakan sebgai ajang untuk menyalurkan kreativitas mereka.

  1. Sebagai Sarana Komersial

Selain berfungsi sebagai sarana ekspresi diri, musik juga kerap kali dijadikan sebagai sumber penghasilan atau komersial.

Penghasilan tersebut bisa didapat dari penjualan berbentuk CD musik ataupun dari kontrak tertentu yang diperoleh oleh seorang seniman.

  1. Sebagai Sarana Pendidikan

Tentunya musik akan berperan sebagai sarana pendidikan karena pada proses pendidikan sangat banyak melibatkan musik dalam proses pembelajaran.

Contohnya saja dalam kegiatan upacara Bendera di sekolah, tentunya harus memakai musik untuk mengirim pengibaran bendera dan musik juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

  1. Sebagai Sarana Terapi

Musik juga ternyata banyak digunakan sebagai sarana terapi bagi mereka yang mengalami gangguan mental atau memiliki masalah kesehatan lainnya.

Hal tersebut dilakukan karena musik mampu memberikan efek relaksasi pada sistem otak manusia sehingga pikiran dan tubuh akan lebih tenang untuk memudahkan proses pemulihan.

  1. Sebagai Sarana Tari

Musik juga dapat di kombinasikan dengan tarian dan setiap tarian selalu diiringi oleh musik sehingga keduanya tidak bisa dipisahkan. Tarian dan musik mempunyai pola dan ritme yang sama sehingga keduanya saling melengkapi satu sama lainnya.

  1. Sebagai Sarana Upacara

Dalam setiap upacara, musik selalu menjadi bagian terpenting dalam proses pelaksanaannya. Contohnya seperti upacara pernikahan, keagamaan, kenegaraan, dan upacara lainnya.

  1. Sebagai Sarana Hiburan

Musik sebagai sarana hiburan ini maksudnya tidak hanya dapat mengekspresikan perasaan para seniman, tetapi juga bisa menjadi sarana hiburan bagi orang yang mendengarkannya.

Orang yang mendengarkan dari musik bisa merasakan emosi seorang seniman, sehingga orang yang ikut mendengarkannya merasa terhibur oleh musik tersebut.

Jenis – Jenis Seni Musik

Berikut ini merupakan jenis-jenis seni musik yang harus kalian ketahui, antara lain:

  1. Musik Tradisional

Musik tradisional merupakan musik yang diberikan dari warisan nenek moyang setiap suku bangsa di Indonesia.

Pada setiap daerah di seluruh Indonesia tentunya mempunyai instrumen musik yang berbeda-beda dan digunakan untuk kepentingan yang berbeda.

Ciri – Ciri Musik Tradisional:

  • Merupakan bagian dari budaya masyarakat.
  • Menggunakan instrumen musik khas daerah.
  • Menggunakan bahasa daerah dalam setiap syairnya.
  • Musik tradisional biasanya tidak mempunyai notasi.
  • Bisa dipelajari secara lisan.
  1. Musik Kontemporer

Musik kontemporer merupakan jenis musik yang mulai memperkenalkan dari berbagai jenis elemen musik baru yang belum digunakan sebelumnya. Jenis musik kontemporer ini awal muncul dan berkembang pada tahun 1990-an.

Ciri – Ciri Musik Kontemporer:

  • Memiliki ritme yang lebih kompleks.
  • Terdapat harmoni yang tidak selaras (disonan).
  • Melodi liriknya cenderung lebih sedikit.
  • Adanya penggunaan suara elektronik dan sintetis.
  • Lebih banyak menggunakan alat musik tiup dan perkusi.
  1. Musik Modern

Musik modern merupakan jenis musik kreasi baru yang bersifat dinamis dan sudah menggunakan teknologi tertentu, baik dari sisi instrumennya maupun dalam penyajiannya.

Ciri – Ciri Musik Modern:

  • Melibatkan berbagai alat musik modern.
  • terdapat sentuhan teknologi maju, baik itu instrumennya dan penyajiannya.
  • Tempo musiknya cenderung lebih cepat.
  • Digunakan sebagai sarana aktualisasi diri dan komersial.
  • Menggunakan bahasa internasional atau nasional.

Akhir Kata

Seni musik sendiri sudah ada sejak zaman saat manusia lahir. Perkembangan seni musik sangat pesat karena banyak sekali penemuan baru yang membuat seni musik mengalami perkembangan yang paling menonjol.

Demikianlah artikel mengenai pengertian seni musik, fungsi, unsur, dan jenis-jenisnya.

Semoga dengan adanya artikel yang membahas pengertian seni musik ini dapat menambah wawasan dan bisa bermanfaat untuk kita semua.

Aliran Seni Lukis

Dani Alfarizie
6 min read

Seni Rupa 3 Dimensi

Dani Alfarizie
6 min read

Seni Pertunjukan

Dani Alfarizie
8 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *