Pulau di Indonesia yang Tidak Memiliki Gunung Berapi

Indonesia berada di kawasan Ring of Fire. Meskipun demikian, kamu mungkin pernah berpikir, adakah pulau di Indonesia yang tidak memiliki gunung berapi? Sepertinya jawabannya sudah jelas, karena banyak orang mengira bahwa di seluruh wilayah Indonesia tersebar gunung berapi ini.

Akan tetapi, kamu mungkin terkejut kalau mengetahui jawaban yang sebenarnya. Jadi, ada pulau di Indonesia yang tidak memiliki gunung berapi, yaitu Papua dan Kalimantan. Memang benar di Papua dan Kalimantan ada banyak gunung serta pegunungan.

Namun, tak ada aktivitas vulkanologi di gunung-gunung ini. Kok bisa? Berikut pembahasan terkait pulau di Indonesia yang tidak memiliki gunung berapi yang kami kutip dari laman situs napaktilas.net.

Lempeng Tektonik Mempengaruhi Proses Munculnya Gunung Berapi

Teori Plate Tectonics mengemukakan pengaruh jarak di antara pulau dan lempeng tektonik. Semakin jauh jaraknya, makin kecil pula potensi kemunculan gunung berapi di pulau tersebut. Penyebabnya yaitu pulaunya berada jauh dari lokasi lempeng tektonik, sehingga gempa bumi jarang terjadi. Inilah yang membuat magma hampir tidak pernah menyembur keluar.

Mungkin kamu berpikir, masa’ iya? Nah, meskipun pernah terjadi gempa bumi di Kalimantan, sampai kini kerucut gunung api tidak pernah muncul. Hal tersebut dikarenakan pulau Kalimantan berada jauh dari letak lempeng tektonik Eurasia, Pasifik dan Indo-Australia. Jarak tersebut yaitu sekitar 1.024km.

Jadi, meski terjadi apa pun di dekat lempeng tektonik, baik itu pergeseran, tumbukan, atau patahan, pulau Kalimantan bakal aman-aman saja. Di mana, kerucut gunung api nggak akan muncul di pulau tersebut. Inilah mengapa tak ada gunung berapi di Kalimantan.

Beda lagi dengan di Papua. Jadi, lokasi Papua itu lebih dekat dari lempeng tektonik Pasifik dan Indo-Australia. Lempeng tektonik Pasifik di wilayah Papua mengalami pergerakan menuju arah barat, di mana kecepatannya 2 mm/tahun. Sementara, lempeng Indo-Australia mengalami pergerakan ke utara mengikuti jalur subduksi.

Jalur tersebut mulai dari perairan di utara Papua hingga perairan di wilayah utara Biak. Namun, terdapat lapisan litosfer yang kokoh dan tebal di Papua.

Jadi, tak pernah ada retakan yang muncul dan menjadi jalur untuk magma di pulau Papua. Maka dari itu, tidak ada kerucut gunung api di Papua sampai sekarang.

Agar lebih jelas, kamu bisa simak peta tektonik seluruh kepulauan wilayah Indonesia ini:

Peta tektonik seluruh kepulauan wilayah Indonesia || Pic: napaktilas.net.

Seperti yang kamu lihat, lokasi pulau Kalimantan jauh banget dari lempeng tektonik. Juga jauh dari jalur patahan. Sementara, di sekeliling pulau Papua ada sesar aktif. Memang ada potensi gempa bumi serta tsunami di perairan Papua dan Irian Jaya.

Namun, potensi munculnya gunung berapi di daerah ini amat sangat kecil. Maka dari itu, pulau yang tidak memiliki gunung berapi di Indonesia adalah Kalimantan dan Papua secara berurutan. Pertama yaitu Kalimantan dan kedua adalah Papua.

Tentang Lapisan Litosfer yang Tebal di Pulau Kalimantan dan Papua

Di dalam ulasan sebelumnya, kita sempat membahas mengenai lapisan litosfer. Yuk, pahami pengertiannya. Lapisan litosfer merupakan lapisan kerak bumi yang paling luar, dengan struktur kokoh dan kaku. Litosfer ini tersusun atas lapisan batuan padat yang saling terikat dengan kuat.

Ketebalan rata-rata lapisan litosfer adalah sekitar 100km. Jika lapisan batuan yang ada di dalam litosfer makin tebal dan juga kuat, ini berpengaruh pada magma. Tebalnya lapisan batuan membuat magma sulit keluar dari perut bumi di area tersebut.

Biar nggak bingung, kamu bayangkan saja lapisan bumi ibarat kue lapis. Nah, terdapat lapisan litosfer, astenosfer, mesosfer, inti luar dan inti dalam bumi. Berikut ilustrasi untuk lapisan bumi:

Ilustrasi lapisan bumi || pic: napaktilas.net.

Nah, kalau begini, paham, kan?

Ternyata, di pulau Papua dan Kalimantan, lapisan litosfer cenderung lebih tebal dibandingkan di pulau lainnya. Kemudian, di tanahnya yang bagian dalam, struktur batuannya sangat kuat. Oleh karena itu, meskipun terjadi gempa, Papua dan Kalimantan tetap aman. Tidak akan muncul kerucut gunung berapi.

Kondisi Papua dan Kalimantan Tidak Mendukung Munculnya Gunung Berapi

Dari berbagai referensi pendukung yang telah kami kumpulkan, bisa diketahui alasan gunung berapi tidak muncul. Rupanya, Papua dan Kalimantan memiliki kondisi yang tidak mendukung munculnya gunung berapi.

  • Pertama, di Papua dan Kalimantan ada lapisan litosfer yang kuat dan juga tebal. Ini membuatnya sulit untuk pecah. Karena itulah, di kawasan tersebut, magma bumi juga tak bisa keluar. Hal tersebut membuat kerucut gunung berapi tak bisa terbentuk.
  • Kedua, wilayahnya tidak berada di lempeng tektonik yang besar. Makanya, tak ada yang memicu munculnya gunung berapi.
  • Ketiga, pada gunung-gunung yang berada di kawasan tersebut, belum ada aktivitas vulkanologi yang berarti. Jadi, tidak bisa memicu munculnya magma.
  • Terakhir, pulau Papua dan Kalimantan dapat digolongkan sebagai pulau yang memang stabil.

Poin Penting

Di Indonesia, ada dua pulau yang tidak punya gunung berapi, yaitu Papua dan Kalimantan. Fenomena tersebut disebabkan oleh 3 alasan berikut:

  • Pertama, letak pulau Kalimantan berada jauh dari lempeng tektonik, yakni 1.024 km.
  • Kedua, pulau Papua dan Kalimantan adalah pulan stabil. Lapisan litosfer yang ada di kedua pulau ini kuat dan kokoh. Jadi, magma bumi sulit untuk muncul pada area tersebut.
  • Ketiga, kondisi Papua dan Kalimantan tidak mendukung munculnya gunung api.

Demikian ulasan tentang pulau di Indonesia yang tidak memiliki gunung berapi. Semoga bermanfaat, ya. Kalau kamu ada pertanyaan, silakan disampaikan pada kolom komentar di bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *