Seni Instalasi

Memahami sebuah karya seni memang dibutuhkan yang namanya pengetahuan ataupun teori agar tidak salah untuk menilai sebuah karya seni. Membahas seni instalasi, tentunya masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu seni instalasi, padahal kita sering menyaksikan di sekitar kita.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini akan dijelaskan tentang seni instalasi secara rinci dan bisa dijadikan sebagai sumber pengetahuan kita semua. Selamat Membaca.

Pengertian Seni Instalasi

Kata Instalasi sendiri diambil dari bahasa inggris, yaitu Installation yang artinya “pemasangan” atau “menempatkan”. Sehingga Seni tersebut berhubungan dengan pemasangan sesuatu, yaitu karya yang akan dipamerkan.

Seni Instalasi merupakan sebuah karya seni yang dibuat dengan menyusun, merakit & memasangkan berbagai media seni, baik itu 2 dimensi maupun 3 dimensi sehingga membentuk kesatuan yang realitas dan makna baru.

Lain hal nya dengan seni lukis ataupun seni patung yang tinggal dipajang, Seni Instalasi ini harus dipasang dan disusun terlebih dahulu karena terdiri dari banyak benda, baik komponen benda seni, maupun benda lain diluar konteks seni rupa.

Misalnya saja, terdapat bentangan tali yang harus diikat sedemikian rupa pada karya. Bisa juga karya harus dirakit terlebih dahulu sebelum membentuk sebuah kesatuan.

Dilansir dari kamus Oxford, Instalasi berarti tindakan untuk menempatkan peralatan atau furnitur pada posisi sehingga bisa dipakai. Dalam konteks umum tujuan dari penempatan dimaksudkan agar benda bisa dipakai. Dalam seni instalasi, tindakan tersebut dilakukan agar karya tersebut bisa dipamerkan pada masyarakat.

Sejarah Seni Instalasi

Menurut Robert A (1990: 90), seni instalasi di dunia pertama kali muncul pada periode aliran Pop Art sekitar tahun 1950 sampai 1970 an.

Awal kemunculannya ditandai oleh karya Judy Pfaff yang membuat taman bawah laut ditambah dengan ribuan jenis sampah yang terlihat fantastis dan monumental untuk orang-orang  yang menikmati karyanya.

Meskipun telah muncul pada tahun 1950 an, seni instalasi sendiri pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1970 an.

Ada juga sumber lain yang mengatakan bahwa kemunculan seni instalasi ini diawali oleh perkembangan salah satu teknik yang terhitung baru di masanya, yakni teknik asemblasi atau assemblage.

Asemblasi merupakan sebuah teknik modifikasi ataupun menggabungkan berbagai objek guna membuat satu-kesatuan yang dapat menyerupai bentuk seperti patung.

Teknik asemblasi awalnya berkembang bersamaan dengan aliran seni kubisme. Kemudian disusul dengan perkembangan aliran selanjutnya seperti dadaisme, surealisme & seni konseptual.

Hal inilah yang bisa menjadi sebab lahirnya seni instalasi, karena masih membawa pecahan mozaik kearifan kubisme.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa seni instalasi merupakan produk yang berasal dari gelombang arus seni sebelumnya, yang saat ini telah sampai di pelabuhan Seni Post-Modern atau yang disebut dengan Seni Kontemporer.

Baca Juga Artikel: 

Perkembangan Seni Instalasi

Seni instalasi mulai berkembang di Indonesia saat munculnya periode Seni Rupa Baru yang lahir pada tahun 1975 an.

Saat perkembangan seni instalasi juga dihadiri para seniman muda seperti B. Munni Ardhi, FX Harsono, Jim Supangkat, Nyoman Nuarti & Hardi ingin menampilkan sebuah karya seni yang terbebas dari batasan-batasan seni rupa yang ada, termasuk seperti jenis seni lukis, seni patung sampai desain.

Tokoh – Tokoh Seni Instalasi

Tokoh-tokoh yang turut mempelopori adanya seni instalasi adalah:

  • Daniel Buren (dari Perancis).
  • Joseph Beuys (dari Jerman).
  • Robert Irwin.
  • Hans Haacke.

Adapun beberapa tokoh seniman pada zaman sekarang yang turut mempopulerkannya di Indonesia, diantaranya sebagai berikut:

  • Heri Dono.
  • Tisna Sanjaya.
  • Teguh Ostenrik.
  • Andar Malik002E
  • Krisna Mukti.
  • Dadang Chrisanto.

Kategori Seni Instalasi

Dilihat dari buku Mark Rosenthal (2003) yang berjudul Understanding Installation Art bahwa seni instalasi dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yakni site-specific installation & filled-space installation.

Instalasi Site-Spesific

Instalasi site-spesific merupakan karya seni instalasi yang bergantung dan beradaptasi dengan ruangan. Kategori seni ini biasanya sangat kontekstual terhadap ruang, bahkan sampai bisa mengeksplorasi ruangan yang sudah disediakan.

Maksudnya, wujud dan makna juga akan terus ikut berubah saat sebuah karya di letakkan di tempat yang berbeda, entah itu gedung galeri yang berbeda ruang ataupun ruang alam terbuka yang berbeda tempat sekalipun.

Karya instalasi sekarang ini, sudah mulai banyak kecenderungan pada karya instalasi salah satunya mengenai masalah eksternal yang diluar karyanya sendiri, yakni pada lingkungan.

Seorang seniman instalasi pernah mendapatkan ruang baru untuk bereksplorasi dalam mengembangkan bakat yang dia punya, hal seperti inilah yang membawa kita pada kemungkinan jenis seni lain seperti Land Art & Environmental Art.

Instalasi Filled-Space

Instalasi filled space merupakan seni instalasi yang mengisi ruang, baik itu ruang nyata maupun ruangan alam yang terbuka.

Saat Instalasi filled-space ini dipindahkan ke ruang yang lain, maka bentuknya akan tetap sama seperti sebelumnya, dalam artian karya tersebut tidak selalu bergantung pada ruangan.

Ciri – Ciri Seni Instalasi

  • Secara Visual

Secara fisik seni yang satu ini memiliki ciri khas yang dibentuk dari beberapa gabungan media yang nantinya menjadi satu-kesatuan yang padu, sehingga akan membentuk kesatuan baru yang mempunyai makna tertentu.

  • Secara Makna

Makna yang terkandung dalam seni tersebut merupakan hal-hal yang bersifat kontemporer dan juga terdapat kritik, sindiran ataupun keprihatinan dari peristiwa yang terjadi saat ini.

Contoh Seni Instalasi

  • Bridging Home, berada di London, tepatnya di Inggris.
  • Aventura Mall Slide Tower, berada di Miami, tepatnya di Amerika Serikat.
  • The Constellation,  berada di Abu Dhabi, tepatnya ada di Ibu kota Uni Emirat Arab.
  • Forever Bicycle, berada di Sao Paulo, tepatnya di Brasil.
  • Getih Getah, berada di Jakarta, tepatnya di Indonesia.

Akhir Kata

Jadi bisa disimpulkan, seni instalasi merupakan sebuah karya seni yang dibentuk dengan cara merakit ataupun menyusun dari berbagi media, baik itu dari seni rupa 3 dimensi maupun 2 dimensi yang nantinya disatukan menjadi satu-kesatuan untuk menghasilkan karya yang luar biasa.

Di Indonesia sendiri, sudah banyak dari beberapa daerah salah satunya di Kota Jakarta. Disana terdapat sebuah karya instalasi yang terbuat dari hampir semuanya bambu dengan desain yang menarik untuk dilihat.

Nahh, itulah penjelasan seputar seni instalasi yang meliputi, pengertian, sejarah, perkembangan, ciri-ciri, tokoh seniman & contohnya yang bisa dijadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan bisa bermanfaat untuk kita semua. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *