Teknik Arsir

Dalam menggambar, kita mengenal beberapa teknik yang bisa membantu untuk membuat gambar yang bagus. Salah satu diantaranya yaitu teknik arsir. Salah satu teknik yang familiar digunakan oleh para seniman.

Teknik arsir ini lebih menekankan pada kekuatan garis, di mana teknik arsir ini dilakukan dengan cara menggoreskan alat berulang-ulang sehingga membentuk sebuah gambar yang indah.

Untuk lebih jelas lagi, yuk simak artikel berikut ini yang membahas terkait dengan teknik arsir.

Pengertian Teknik Arsir

Teknik arsir merupakan salah satu teknik dalam menggambar yang menggunakan alat tulis dengan cara menggoreskannya sehingga membentuk beberapa garis yang tersusun dan terlihat lebih indah.

Dengan melakukan goresan secara berulang, maka teknik arsir ini bisa menciptakan kesan gradasi gelap terang pada suatu objek gambar.

Fungsi Teknik Arsir

Teknik arsir merupakan teknik menggambar dengan menggunakan pensil, dikarenakan menggambar dengan teknik ini mempunyai keunggulan tersendiri dengan kebutuhan pelukis.

Ada beberapa fungsi dalam menggambar dengan menggunakan teknik arsir. Berikut ini fungsi teknik arsir :

  1. Memberikan kesan gelap terang pada gambar.
  2. Mengisi bidang yang kosong.
  3. Menampilkan karakter pada objek gambar.
  4. Memberikan kesan karak kedalam gambar.
  5. Sebagai finishing touch pada sebuah gambar.

Teknik Dasar Dalam Teknik Arsir

Pengertian teknik arsir adalah pengulangan garis secara acak dan menyilang dengan tujuan untuk mengisi bidang gambar yang kosong.

Konsep utama dari teknik arsir yaitu kepadatan, jumlah, dan ketebalan garis akan sangat mempengaruhi efek bayangan yang dihasilkan.

Kontras bayang-bayang bisa juga didapatkan dengan cara mendekatkan dua ragam hatching yang mempunyai perbedaan pada sudut garisnya.

Dan pada akhirnya, dengan teknik ini akan menghasilkan ilusi warna dan terlebih lagi akan menghasilkan gambar 3 dimensi.


Baca Juga: Teknik Plakat


Macam Macam Teknik Arsir

Teknik arsir juga dibagi lagi menjadi beberapa macam. Berikut ini macam-macam teknik arsir yang dibagi menjadi 7 macam, antara lain yaitu :

1. Arsiran Hatching (Arsiran Searah)

Teknik arsiran searah atau hatching merupakan teknik arsir yang paling dasar dalam membuat sebuah gambar dengan cara menggoreskan alat tulis yang membentuk sebuah garis sejajar secara berulang-ulang.

2. Arsiran Crosshatching (Arsiran Silang)

Teknik arsiran silang atau biasa disebut crosshatching merupakan teknik arsiran yang mirip dengan hatching, namun teknik yang ini membentuk goresan-goresan dengan garis silang yang bisa dipakai untuk membuat bayangan dari suatu gambar.

3. Arsiran Circusilm

Teknik arsiran circusilm merupakan teknik dalam menggambar yang menggunakan arsiran dengan bentuk lingkaran kecil secara beruntun, umumnya alat tulis yang digunakan yaitu pensil warna untuk melukis wajah.

4. Arsiran Pointilisme

Teknik pointilisme merupakan cara mengarsir yang menggunakan pensil gambar dengan memberikan titik-titik untuk menentukan gelap terang. Namun, teknik ini mempunyai kelemahan yang sulit untuk dikombinasikan dengan teknik arsir lainnya.

5. Arsiran Stippling (Arsiran Titik)

Teknik arsiran stippling adalah teknik yang hampir mirip dengan teknik pointilisme yaitu arsiran yang membentuk beberapa titik kecil yang berfungsi untuk menajamkan efek gelap terang pada sebuah gambar.

6. Arsiran Countour Hatching (Arsiran Searah Kontur) 

Teknik countour hatching atau arsiran searah kontur merupakan teknik yang sering dipakai untuk menggambar sebuah objek seperti manusia, hewan, tumbuhan, dengan cara mengikuti bentuk kontur bidang yang nantinya akan diarsir.

7. Arsiran Secumbling (Arsiran Coretan Bebas)

Teknik secumbling atau arsiran coret bebas merupakan teknik arsir yang digunakan dengan cara menggoreskan bentuk coretan tidak beraturan atau bebas. 

Teknik coretan bebas ini memiliki karakter dengan permukaan kasar. Umumnya digunakan untuk mengarsir objek gambar seperti kulit kayu, bebatuan, handuk, dan lain sebagainnya.


Baca Juga: Teknik Pengambilan Gambar


Alat dan Bahan Teknik Arsir

Walaupun secara teknik dibagi menjadi beberapa jenis atau macam, alat dan bahan dalam teknik arsir ini kurang lebih mempunyai kesamaan. Berikut ini alat dan bahan yang digunakan dalam menggambar menggunakan teknik arsir.

  1. Pensil
  2. Kertas gambar
  3. Kuas dan Cotton Bud
  4. Penghapus

Cara Menggambar Menggunakan Teknik Arsir

Dalam menggambar menggunakan teknik arsir, kamu harus memperhatikan beberapa hal kunci yang akan mempengaruhi hasil gambar teknik arsir buatanmu.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggambar menggunakan teknik arsir :

  1. Tempat
  2. Kebersihan
  3. Cahaya
  4. Alat
  5. Suasana tenang
  6. Bahan yang akan dipakai

Sedangkan langkah-langkah yang harus kamu ambil dalam membuat gambar menggunakan teknik arsir yaitu sebagai berikut :

  1. Membuat sketsa gambar dengan hanya goresan tipis.
  2. Mempertebal garis luar dari sketsa yang telah dibuat supaya lebih jelas.
  3. Mulai mengarsir dengan menggunakan teknik arsiran sesuai dengan kebutuhan.
  4. Lakukan sentuhan terakhir untuk menyempurnakan kekurangan pada gambar, agar tampak lebih indah.

Baca Juga: Teknik Menggambar


Video Cara Menggambar Menggunakan Teknik Arsir

Perbedaan Teknik Arsir dan Teknik Dussel

Teknik arsir adalah teknik menggambar dengan cara membuat garis silang atau sejajar untuk menentukan gelap terang sebuah objek gambar sehingga terlihat seperti 3 dimensi.

Teknik dusel adalah cara menggambar yang penentuan gelap terangnya menggunakan pensil gambar yang digoreskan dengan posisi miring.

Teknik arsir merupakan salah satu dari beberapa jenis teknik dalam menggambar. Teknik ini akan menampilkan kesan gelap terang yang tampak seperti gambar 3 dimensi.

Contoh Gambar Teknik Arsir

Contoh Gambar Arsir Mudah

Contoh Gambar Arsir Wajah

Contoh Gambar Arsir Benda

Contoh Gambar Arsir Buah

Contoh Gambar Arsir Bunga

Contoh Gambar Arsir Hewan

Contoh Gambar Arsir Pemandangan


Demikian penjelasan mengenai teknik arsir, kalau kamu ada saran dan masukan lain komen di kolom komentar ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *