Teknik Membuat Patung

Patung merupakan salah satu jenis kerajinan yang sangat mudah kita temukan di setiap daerah di Indonesia. Namun apakah kamu tau apa saja teknik membuat patung ?

Tentunya karya seindah dan sekeren yang kita temukan di persimpangan, di tempat bersejarah, atau tempat wisata tidak sembarangan dan mempunyai cara untuk membuatnya. Maka dari itu, tidak heran patung-patung tersebut dibuat oleh seorang seniman yang sudah paham dengan teknik membuat patung.

Nah, kalau kamu mau jadi seorang seniman patung, kamu bisa memulainya dengan membaca artikel berikut ini sampai habis.

Mengenal Seni Patung Secara Pengertian

Seni patung merupakan salah satu jenis karya seni rupa yang dibuat dengan membentuk bahan yang mempunyai volume seperti tanah liat, batu, kayu, logam dan bahan lainnya dengan cara subtraktif atau mengurangi bahan seperti dipahat, dicukil, dipotong atau dengan menambahkan bahan seperti mengecor dan mencetak (cara aditif).

Bahan dan Alat untuk Membuat Patung

Bahan yang biasa digunakan dalam membuat seni patung sangat beraneka ragam, namun secara umum bahan dalam membuat seni patung bisa dibedakan menjadi tiga macam, antara lain :

1. Bahan Seni Patung

  • Bahan Lunak

Bahan lunak yang mempunyai massa atau volume bisa dipakai untuk membuat patung, seperti misalnya lilin, tanah liat, clay, sampai ke bahan khas atau alternatif seperti sabun, dan lain sebagainya.

  • Bahan Sedang

Bahan jenis ini merupakan jenis bahan yang tidak lunak dan juga tidak keras, seperti misalnya kayu mahoni, kayu randu, kayu waru serta kayu yang tidak terlalu keras lain.

  • Bahan Keras

Bahan keras bisa berupa kayu atau batu yang lebih keras, contohnya seperti batu marmer (pualam), batu andesit, batu granit, kayu ulin, kayu jati, dan kayu sonokeling.

  • Bahan Cor

Bahan cor merupakan bahan cair, berupa serbuk atau tidak padat, tapi bisa menjadi keras dalam jangka waktu tertentu. Bahan cor seperti pasir, semen, logam, gips, timah, emas, bahan kimia seperti fiber, resin, dan yang lainnya.

2. Alat Seni Patung

Peralatan yang dibutuhkan dalam membuat patung tergantung pada bahan dan teknik yang digunakan. Alat-alat yang sering digunakan untuk membuat patung antara lain :

  1. Pahat, digunakan untuk bahan dengan jenis sedang dan keras untuk memahat dan mengurangi bahan keras sehingga membentuk sebuah objek yang yang diinginkan. Pahat berasal dari logam keras yang tajam, tersedia dengan berbagai mata pisau, digunakan dengan cara memahat pada bahan patung.
  2. Butsir, merupakan sejenis pisau atau alat sudip untuk mengukir bahan lunak. Biasanya butsir dibuat dari kayu dan mempunyai mata logam yang tumpul. Ada juga butsir bermata kawat, agar mempermudah dalam pembentukan bahan lunak.
  3. Alat Las, sudah jelas untuk membentuk bahan logam secara langsung tanpa mencarikannya terlebih dahulu dibutuhkan alat las untuk bisa menyusun logam, sesuai dengan keinginan kalian.
  4. Meja Putar, merupakan meja bundar yang bisa berputar ke segala arah. Fungsinya sudah pasti untuk mempermudah melihat dan mengontrol wujud patung dari berbagai arah tanpa bergerak mengitari patung.
  5. Palu, alat ini digunakan untuk memukul pahat.
  6. Tang, dalam proses membuat patung yang membutuhkan rangka kawat, maka alat ini sangat diperlukan untuk membengkokkan atau meluruskan kawat sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat.

Baca Juga: Teknik Cetak


Teknik-Teknik Pembuatan Patung

Dalam proses pembuatan patung harus disesuaikan dengan bahan apa yang digunakan. Ada bahan dari kayu, batu atau tanah liat. Setiap bahan mempunyai teknik pembuatan yang berbeda-beda juga.

Berikut ini beberapa teknik dalam pembuatan patung.

1. Teknik Membutsir

Teknik membutsir merupakan salah satu teknik membuat patung yang dilakukan dengan cara memijit, menambah atau mengurangi bahan yang dibentuk. Alat yang dipakai untuk membutsir biasanya butsir dan pisau sudip. Bahan patung yang biasa digunakan dengan teknik membutsir yaitu tanah liat dan plastisin.

2. Teknik Memahat

Teknik memahat merupakan jenis teknik membuat patung yang dilakukan dengan cara mengurangi bahan dengan memahat bahan yang digunakan. Alat yang digunakan dalam teknik ini yaitu pahat dan palu. Sedangkan bahan yang digunakan dalam teknik memahat adalah kayu dan batu.

3. Teknik Mencetak

Teknik mencetak dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu cetak tuang dan cetak tekan. Alat yang dipakai yaitu cetakan yang sesuai dengan bentuk patung seperti apa yang akan dibuat. Bahan yang digunakan dalam teknik mencetak yaitu semen, gips, emas cair, dan fiberglass.

4. Teknik Konstruksi

Teknik konstruksi dilakukan dengan cara menyusun atau membangun bahan. Cara menyusun bisa dilakukan dengan membuat bentuk atau membangun model patung yang diinginkan dengan menggunakan bahan yang tersedia.

Teknik ini juga dapat dilakukan dengan atau tanpa kerangka, tergantung kebutuhan pembuatnya.


Baca Juga: Teknik Menggambar


5. Teknik Las

Teknik las merupakan jenis teknik dalam membuat patung dengan menggabungkan dua logam, sehingga terbentuk sesuai dengan yang diinginkan. Teknik ini juga sangat bisa digunakan untuk membuat jenis patung kontemporer.

6. Teknik Cor

Proses pembuatan teknik cor dilakukan dengan mencairkan bahan yang akan digunakan untuk membuat patung. Setelah bahan tercampur dan sudah dicairkan, bahan dituangkan ke dalam cetakan yang bentuknya sudah dibuat sebelumnya.

Oleh karena itu sangat penting untuk membuat cetakan sebelum membuat patung dengan teknik cor ini.

Teknik cor dibagi menjadi tiga macam, antara lain :

  • Tuang sekali pakai yang bisa dipakai untuk membuat patung dari logam dengan desain yang
  • Teknik berulang yang memanfaatkan dua cetakan dalam mengulang teknik cor. Teknik ini biasanya dipakai untuk mencetak bentuk patung atau hiasan yang
  • Teknik menempa yang dipakai untuk bahan jenis logam seperti besi dan juga

7. Teknik Modeling

Teknik dalam membuat patung berikutnya yaitu teknik modeling. Teknik modelin ini dilakukan dengan cara membuat model terlebih dahulu sebelum patung benar-benar dibuat.

Dalam teknik ini, biasanya model akan dituangkan dalam gambar. Pada teknik modeling juga bahan yang dipakai dalam membuat patung sangat berbeda dari teknik cor ataupun teknik cetak, yakni dengan menggunakan bahan seperti tanah liat dan plastisin.

Fungsi Seni Patung

Sudah pasti, setiap karya seni yang dibuat tidak asal saja dibuat tanpa adanya fungsi tertentu. Salah satunya juga patung, seni ini dibuat berdasarkan beberapa fungsi berikut ini :

  1. Fungsi Dekorasi, patung berfungsi untuk memperindah sebuah ruangan dan juga lingkungan eksterior.
  2. Fungsi Monumen, patung dibuat untuk mengenang jasa seorang tokoh atau kelompok tertentu, seperti misal sosok pahlawan dalam suatu negara atau memperingati sebuah peristiwa bersejarah.
  3. Fungsi Kerajinan,patung yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasaran, sehingga bisa diminati untuk dibeli berdasarkan dengan berbagai kebutuhan umum yang belum
  4. Fungsi Arsitektur,patung dibuat untuk melengkapi konstruksi sebuah bangunan sehingga menjadi lebih harmonis dan terpadu dengan desain arsitektur yang sudah
  5. Fungsi Seni (fine art),Patung seni dibuat hanya untuk keperluan estetis dan bisa menjadi sangat eksperimental bentuknya.
  6. Fungsi Religi,patung untuk beberapa agama mempunyai unsur serta makna religius dan digunakan juga sebagai sarana untuk

Baca Juga: Teknik Pointilis


Jenis-Jenis Patung

Secara umum patung bisa dibedakan melalui perwujudannya menjadi dua macam, antara lain :

1. Patung figuratif (realis/representatif).

Patung ini merupakan tiruan dari bentuk alam, seperti binatang, tumbuhan dan bahkan manusia. Bisa dikatakan patung ini nyata perwujudannya dan bukan hanya abstrak atau mengawang-awang. Contohnya seperti patung pahlawan, patung macan, dan lain sebagainya.

2. Patung nonfiguratif (imajinatif/nonrepresentatif).

Patung ini kebalikan dari patung figuratif, dimana jenis ini tidak meniru alam dan terlepas dari bentuk-bentuk tiruan yang ada di alam. Perwujudan patung ini tidak nyata dan memiliki sifat abstrak. Contohnya seperti patung bentuk silinder runcing sebagai simbol dari bambu runcing, dan lain sebagainya.


Membuat patung merupakan hal yang bisa menjadi mudah ataupun sulit. Tergantung dengan jenis teknik dan bahan serta tingkat kesulitan dari bentuk patung tersebut.

Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa membuat patung yang mudah tidak bisa menghasilkan sebuah patung yang indah. Maksudnya semua tergantung dengan pemahaman yang dimiliki oleh seniman yang membuat patung.

Baiklah, itu tadi merupakan penjabaran singkat terkait dengan teknik membuat patung. Kalau kamu ada saran dan masukan tambah di kolom komentar ya, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *