Tugas Perawat

tugas perawat

Membahas tentang kesehatan, maka tidak bisa lepas dari seorang doter dan perawat. Jika dokter bekerja dengan mengobati orang sakit, maka tugas perawat adalah mendampingi pasien yang sedang sakit untuk memantau kesehatan mereka sesuai dengan petunjuk dokter.

Oleh sebab itu, perawat merupakan jenis pekerjaan yang sangat mengutamakan kesabaran, ketelatenan, dan ketelitian. Selain menekankan kemampuan sosial tinggi ketika berkomunikasi dengan pasien, perawat juga harus mengasah pengetahuan mereka terkait ilmu kesehatan pasien dengan segala kondisi

Pengertian Perawat

Pengertian Perawat

Perawat adalah sebuah profesi yang bekerja dengan memelihara dan merawat orang sakit baik dari kalangan perorangan, kelompok, ataupun dalam sebuah keluarga. Kegiatan perawat meliputi pemantauan, pemeriksaan, hingga pemeliharaan pasien agar mencapai kondisi yang lebih baik.

Seorang perawat harus dibekali dengan pengetahuan tentang ilmu keperawatan agar mampu memelihara orang sakit dengan segala jenis penyakit yang diderita. Oleh sebab itu, untuk menjalankan pekerjaannya perawat wajib bekerja sama dengan dokter dan mendengar arahan nya.

Fungsi dan Tujuan Perawat

Fungsi dan Tujuan Perawat

Dalam menjalankan pekerjaannya, perawat memiliki banyak fungsi dan manfaat baik untuk lembaga kesehatan ataupun untuk pasien dan masyarakat luas. Namun, dari segi pelaksanaannya, fungsi dan tujuan perawat bisa dibagi menjadi 3 yaitu

1. Fungsi Independent

Sesuai istilahnya, fungsi independent bisa dijalankan perawat secara mandiri tanpa bantuan pihak lain. Fungsi ini meliputi tindakan-tindakan yang membutuhkan keputusan perorangan. Misalnya memberikan perhatian secara emosional, dan memenuhi kebutuhan fisik seperti nutrisi, cairan dan oksigen.

2. Fungsi Dependent

Fungsi ini adalah kebalikan dari fungsi independent, dimana untuk menjalankan tugasnya perawat membutuhkan bantuan perawat lain. Perawat dependent biasanya difungsikan untuk mengatasi pasien dengan kondisi tertentu sehingga butuh komunikasi antara perawat spesialis dengan perawat umum.

3. Fungsi Interdependent

Fungsi interdependent adalah paling kompleks dibandingkan yang lainnya. Dalam memerankan fungsinya, perawat membutuhkan kerja sama tim antar sesama perawat. Fungsi ini dijalankan untuk mengatasi penyakit komplikasi pada pasien sehingga butuh koordinasi perawat dalam sebuah tim,

Tugas Perawat

Tugas Perawat

Karena berhubungan dengan kelangsungan hidup pasien, maka tugas perawat sangat kompleks, dan harus dipenuhi semuanya. Berikut adalah beberapa tugas yang wajib dijalankan oleh seorang perawat profesional

1. Merawat dan Memelihara Pasien

Tugas utama perawat adalah memelihara pasien agar kondisinya senantiasa baik dan stabil. Segala kebutuhan yang dibutuhkan pasien berupa obat dari dokter, ataupun cairan infus harus dipenuhi perawat dengan teliti agar pasien bisa segera pulih.

2. Mengumpulkan Data Kesehatan Pasien

Sejak pertama kali pasien ditangani medis, maka data kesehatan yang dimiliki pasien, hingga riwayat penyakit yang pernah diderita harus digali oleh perawat. Perawat bisa menanyakan langsung pada pasien atau melakukan pengecekan kondisinya dari sampel darah dan urin.

3. Menganalisa Data yang Dikumpulkan

Dari data yang dikumpulkan, perawat harus bisa menganalisa secara keseluruhan untuk mempermudah dokter menentukan jenis penyakit yang dialami pasien. Dari cek darah dan urin yang dilakukan maka akan ditemukan salah satu kondisi tidak normal yang menjadi pemicu penyakit.

4. Mencatat Perkembangan Pasien

Setelah pasien diperiksa oleh dokter dan diberikan obat dan penangan medis, maka perawat arus terus memantai keadaan pasien dan mencatat perkembangannya. Segala kondisi yang dialami pasien setelah mendapat penanganan medis, seperti bertambah baik, atau buruk harus dicatat secara detail.

5. Melaporkan Evaluasi Kesehatan Pasien

Dari seluruh catatan perkembangan kesehatan pasien, perawat bisa mengumpulkannya dan melakukan evaluasi. Hasil evaluasi tersebut wajib dilaporkan kepada doter untuk mendapatkan tindakan lanjutan dari dokter, hingga memperbolehkan pasien untuk pulang setelah kondisinya normal.

6. Melakukan Komunikasi yang Baik Antar Sesama Tim Kesehatan

Perawat wajib menjaga komunikasi yang baik antar sesama tim kesehatan, baik kepada dokter, ataupun perawat lainnya. Hal ini menjadi tugas perawat karena keseluruhan aktivitas yang dilakukan terkait pasien, membutuhkan banyak komunikasi.

Klasifikasi Menjadi Perawat

Klasifikasi Menjadi Perawat

Untuk menjadi seorang perawat, maka tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang dengan pendidikan yang tidak sesuai dengan bidangnya. Hal ini disebabkan karena tugas perawat berkaitan dengan  kesehatan seseorang, berikut kualifikasi untuk menjadi perawat

1. Pendidikan Minimal D3 Keperawatan

Syarat utama menjadi perawat adalah harus mengetahui informasi dan ilmu seputar keperawatan. Ilmu tersebut hanya diperoleh dari pendidikan keperawatan. Namun untuk D3 biasanya akan menduduki posisi sebagai perawat umum.

2. Menyerahkan Dokumen Lengkap Perawat

Jika ingin menjadi perawat baik secara personal, ataupun dalam instansi kesehatan, maka ada beberapa dokumen yang wajib dimiliki dan diserahkan kepada pihak yang membutuhkannya. Dokumen tersebut meliputi fotokopi STR (Surat Tanda Registrasi), SIP (Surat Izin Perawat). SKCK, serta KTP.

3. Lulus Tes Keperawatan

Setelah calon perawat menempuh pendidikan di bidang keperawatan, maka akan ada tes pengetahuan seputar keperawatan. Jika lulus tes tersebut, barulah calon perawat boleh melamar kerja menjadi seorang perawat di instansi tertentu.

4. Memiliki Pengalaman Magang

Ilmu keperawatan bukanlah ilmu teori semata, karena berhubungan dengan jiwa manusia, maka harus ada praktik yang dilakukan. Selama menempuh pendidikan keperawatan, akan ada kegiatan magang yang berfungsi memberikan pengalaman kepada calon perawat.

5. Lulus Tes Kesehatan

Karena merawat orang sakit, maka perawat juga harus memiliki kondisi kesehatan yang normal agar bisa bekerja maksimal. Oleh sebab itu, beberapa tes kesehatan akan diberikan kepada calon perawat, jika tidak lulus tes ini, maka tidak bisa menjadi seorang perawat.

Kisaran Gaji Perawat

Kisaran Gaji Perawat

Jika melihat biaya masuk ke universitas dengan bidang keperawatan yang lebih tinggi dari bidang lainnya, seringkali menimbulkan pertanyaan terkait gaji seorang perawat. Untuk menjadi gambaran anda yang ingin menjadi perawat, berikut adalah gaji seorang perawat berdasarkan tempat kerjanya.

No Jenis Perawat Syarat Tambahan Kisaran Gaji Per Bulan
1 Perawat Rumah Sakit Pendidikan D3 – S1 perawat Rp4.000.000,00 – Rp7.000.000,00
2 Perawat Gawat Darurat Sertifikat tindakan gawat darurat Rp4.400.000,00 – Rp7.000.000,00
3 Perawat Homecare Pendidikan D3 – S1 perawat Rp2.500.000,00 – Rp7.000.000,00
4 Perawat Klinik Kecantikan Pendidikan D3 – S1 perawat Rp2.500.000,00 – Rp5.000.000,00

Skill Untuk Menjadi Perawat

Skill Untuk Menjadi Perawat

Agar bisa bekerja dengan maksimal dan tidak merugikan pasien, ada banyak skill yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin menjadi perawat. Berikut beberapa skill secara umum yang dibutuhkan oleh perawat

1. Pengasuhan yang Baik

Skill pengasuhan yang baik meliputi banyak hal, seperti ketelatenan, kesabaran, dan perasaan kasih sayang yang tinggi. Semakin baik perlakuan perawat kepada pasien, maka semakin tinggi kedudukannya sebagai perawat.

2. Mampu Memberikan Penyuluhan

Kemampuan memberikan penyuluhan yang baik wajib dimiliki oleh seorang perawat. Hal ini disebabkan karena dalam melakukan pekerjaannya, perawat akan banyak memberikan edukasi, serta informasi kesehatan kepada pasien agar melakukan gaya hidup yang tidak mengancam kesehatannya.

3. Mengerti Advokat Kesehatan

Kemampuan advokat juga harus dimiliki perawat karena ada banyak hak pasien yang membutuhkan pencatatan. Misalnya hak untuk menerima atau menolak tindakan keperawatan, ataupun hak untuk meminta tim medis merahasiakan jenis penyakit yang diderita.

4. Mampu Menjadi Konsultan

Dalam banyak situasi, beberapa pasien membutuhkan solusi kepada tim medis terkait cara menjaga kesehatannya dalam kondisi penyakit yang diderita. Oleh sebab itu, skill konsultan yang baik harus dimiliki oleh perawat sebagai pemberi solusi.

5. Koordinator yang Baik

Semua pekerjaan yang dilakukan perawat membutuhkan koordinasi dengan pihak lainnya. Misalnya dalam hal pembagian tugas kepada sesama tim perawat, ataupun koordinasi dengan dokter pada pasien dengan kondisi tertentu.

Akhir Kata

Profesi perawat termasuk dalam jenis pekerjaan yang masih sedikit di Indonesia, padahal perawat memiliki peran penting demi memajukan kualitas kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, gaji yang diterima oleh perawat cukup tinggi dan stabil, sehingga cukup menjanjikan.

Namun, untuk menjadi seorang perawat, harus memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai, agar semua tugas perawat yang diberikan nantinya bisa dijalankan dengan baik. Selain itu, seorang perawat harus memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap orang lain, agar mampu memelihara pasien dengan baik.

Business Development

Gustianysah
4 min read

Sales Executive

Gustianysah
5 min read

Tugas Presiden

Gustianysah
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *