Unsur Unsur Seni Rupa

Unsur unsur seni rupa– Seni rupa adalah salah satu cabang seni yang dapat menciptakan karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.

Contohnya seperti seni lukis, seni grafis,  seni ilustrasi, seni abstrak, dan lain sebagainya.

Tentunya kita pernah melihat sebuah karya seni rupa yang sangat indah. Namun, apakah kalian mengetahui ternyata didalam sebuah seni rupa tersebut ada unsur-unsur yang menjadikan karya tersebut menjadi bagus.

Maka dari itu, dibawah ini akan dijelaskan secara rinci mengenai unsur-unsur apa saja yang terdapat pada seni rupa? Ingin tahu apa aja unsur – unsur seni rupa? Yuk simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Unsur Seni Rupa

Unsur Unsur Seni Rupa

Unsur seni rupa merupakan dasar terbentuknya sebuah karya seni rupa, sama halnya dengan organ yang ada didalam tubuh yang membentuk kesatuan tubuh manusia. Memahami lebih dalam unsur-unsur yang vital ini akan membuat kita memahami tingkat-tingkat ‘kesehatan’ karya seni bahkan mengobatinya saat sakit.

Setelah kita mengetahui dan mempelajari unsur terkecil dari sebuah karya, maka akan banyak gaya dan macam varian baru yang bisa kita dalami. Menggambar sebuah titik-titik merupakan salah satu unsur seni rupa untuk membuka kreasi unik seperti pointilis yang hanya menggunakan titik untuk membuat karya tersebut.

Dengan Memahami unsur warna, nantinya akan membuka gerbang untuk para impressionist untuk menggali kedalaman baru dalam seni lukis. Seni hari ini, yang lebih melibatkan unsur ekstrinsik juga dapat berkembang karena telah melalui pendalaman pada unsur intrinsik yang dapat dipelajari di unsur seni rupa.

Unsur – Unsur Seni Rupa Secara Umum

Unsur Seni Rupa

Dibawah ini merupakan unsur-unsur seni rupa yang harus kalian ketahui, diantaranya :

Titik

Unsur Seni Rupa

Titik merupakan unsur yang paling mendasar dalam seni rupa. Titik ini termasuk kedalam dimensi 1 dan titik juga jadi unsur paling kecil dalam membentuk garis, bentuk, ataupun bidang.

Titik juga bisa diartikan segala ide dalam karya seni dimulai dari sebuah titik kecil. Terdapat teknik lukis yang menggunakan perpaduan antara warna titik dan juga ukuran yang biasa dikenal dengan Pointilisme.

Garis

Unsur Seni Rupa

Garis merupakan salah satu unsur seni rupa 2 dimensi dan unsur ini terbentuk  dari unsur titik – titik dan sampai membentuk sebuah garis.

Garis sendiri memiliki dimensi yang memanjang dengan arah tertentu memiliki berbagai macam garis seperti garis pendek, garis panjang, garis vertikal & garis horizontal.

Bidang

Unsur Seni Rupa

Bidang merupakan salah satu unsur seni rupa yang dihasilkan dari gabungan beberapa garis sampai membentuk beberapa sisi. Bidang sendiri hanya memiliki ukuran panjang dan lebar. Contohnya : Persegi, segitiga, trapesium, dll.

Bentuk

Unsur Seni Rupa

Bentuk merupakan salah satu unsur yang membuat sebuah seni rupa menjadi lebih hidup dan dapat diamati sebagai karya seni yang utuh dan bentuknya yang terdiri dari beberapa bidang.

Terdapat beberapa jenis bentuk antara, bentuk geometris seperti kubus, tabung, balok, atau bentuk nongeometris seperti manusia, alam, dan juga hewan.

Ruang

Unsur Seni Rupa

Ruang merupakan unsur seni rupa yang memiliki dua sifat yakni sifat nyata dan juga sifat semu. Dalam karya 2 dimensi, ruang bersifat semu karena unsur ini hanya berupa penggambaran saja. Sedangkan, pada karya 3 dimensi, ruang bersifat nyata (real) dan juga bisa dirasakan secara langsung.

Warna

Unsur Seni Rupa

Warna merupakan salah satu unsur untuk membuat karya seni menjadi lebih hidup dan juga ekspresif. Warna sendiri terdiri atas 7 spektrum warna. Warna sendiri terbagi menjadi beberapa pengelompokkan, diantaranya:

  • Warna Primer

Warna primer merupakan warna dasar atau pokok yang tidak bisa dicampurkan oleh warna lain. Contohnya: Warna kuning, merah, dan juga biru.

  • Warna Sekunder

Warna sekunder merupakan warna yang bisa didapatkan dengan cara mencampur dua warna dasar dalam sebuah takaran tertentu. Contohnya: Warna oranye, hijau, dan juga ungu.

  • Warna Tersier

Warna tersier merupakan warna yang dihasilkan dari percampuran dari warna sekunder.

  • Warna Analogus

Warna analogus merupakan sebuah deretan warna yang posisinya  berdampingan didalam lingkaran warna. Contohnya seperti: Warna kuning kehijau – hijauan atau oranye kemerah – merahan.

  • Warna Komplementer

Warna komplementer merupakan warna kontras yang posisinya berseberangan didalam lingkaran warna. Contohnya seperti: Warna kuning & ungu, merah & hijau, dll.

Tekstur

Unsur Seni Rupa

Tekstur merupakan  salah satu unsur dalam seni rupa 3 dimensi. Tekstur juga memiliki sifat dan keadaan permukaan bidang pada sebuah karya seni.

Tiap benda pastinya mempunyai tekstur yang berbeda – beda, walaupun ada juga yang hampir sama. Tekstur terdiri dari dua jenis yaitu tekstur nyata dan juga tekstur semu.

Gelap Terang

Unsur Seni Rupa

Gelap terang merupakan salah satu unsur seni rupa 2 dimensi yang mana unsur ini bergantung pada intensitas cahaya.

Dengan kata lain, semakin besar intensitas cahaya maka akan semakin terang, sebaliknya semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap. Dalam karya 2 dimensi, terdapat unsur gelap terang yang dibuat berdasarkan gradiensi & pemilihan warna.

Unsur – Unsur Seni Rupa Modern

Unsur Seni Rupa

Berikut ini merupakan unsur-unsur seni rupa modern atau biasa disebut dengan seni rupa kontemporer, antara lain:

Eksperimen

Eksperimen merupakan suatu uji coba pada sebuah karya seni rupa guna mengetahui fungsi dan nilainya pada karya tersebut. Secara umum, eksperimen ini bersifat eksploratif yang merupakan untuk menemukan bentuk-bentuk ataupun cara baru untuk menciptakan seni.

Dalam seni rupa modern ini, para seniman mencoba untuk melakukan eksperimen terlebih dahulu demi mendapatkan kesempurnaan bentuk dari karya seni tersebut.

Eksperimen juga sudah menjadi unsur yang melekat dalam seni rupa modern. Oleh karena itu, seniman modern selalu melakukan eksperimen sebelum menciptakan karyanya sehingga sering menghasilkan karya yang menarik dan baru.

Mungkin hal ini sedikit berbeda dengan seniman zaman dahulu yang lebih sering meniru gaya-gaya yang sudah terbukti berhasil. Seniman modern lrbih menyukai bereksperimen sehingga terkadang seni kontemporer memiliki bentuk dan gaya yang tidak lazim.

Orisinalitas

Orisinalitas merupakan salah satu dari unsur seni rupa modern yang memiliki peran penting. Karena dengan adanya unsur ini seniman tidak akan khawatir lagi jika hasil karyanya akan dijiplak oleh orang lain.

Orisinalitas bisa diartikan sebagai keaslian dari sebuah karya yang diciptakan oleh seseorang. Dengan harapan, setiap karya akan menampilkan ciri tertentu sebagai tanda keorisinilan dari penciptanya, bukan karna hasil jiplakan dari orang lain.

Dalam unsur ini juga terdapat ciri dan kekhasan dari setiap seniman juga diharapkan bisa dikomunikasikan secara jelas oleh seniman kepada penikmat karya seni yang ada.

Ada seniman yang hanya berfokus pada satir dan kritik kepada masyarakat dan pemerintah lewat karya seninya. Dan ada juga seniman yang hanya berfokus pada penggambaran keindahan alam dalam karyanya, ada juga yang berusaha mendukung gerakan tertentu dengan karyanya.

Maka dari itu, orisinalitas merupakan aspek yang memiliki peran penting dalam seni rupa modern.

Kebaruan (Novelty)

Kebaruan merupakan sebuah gagasan berupa teknik, gagasan, perspektif, serta bentuk yang dimunculkan untuk membawa telaah baru pada karya seni rupa.

Unsur ini termasuk kedalam seni rupa modern karena pada aspek eksperimentasi dan orisinalitas sangat penting dalam seni rupa modern.

Karena, kebaruan akan selalu berkaitan dengan tema yang ada pada karya seni. Sehingga tak heran apabila karya-karya seni modern bisa menggambarkan isu-isu kontemporer yang ada pada saat ini.

Pembaruan (Inovation)

Dalam unsur ini, seni rupa modern selalu membutuhkan unsur pembaruan. Unsur ini memiliki persan yang penting dan sangat mempengaruhi hasil karya seniman, untuk bisa selalu tampil mengikuti perkembangan jaman.

Namun meskipun selalu ada inovasi baru di karya seni rupa modern, dan akan tetap menciptakan ciri khas tertentu. Nantinya unsur ini akan dikombinasikan dengan gaya klasik namun tak terlalu menonjol.

Unsur – Unsur Seni Rupa 2 Dimensi

Unsur Seni Rupa

Unsur 2 dimensi memiliki 2 unsur yakni unsur fisik & unsur non fisik, antara lain:

  • Unsur Fisik

Dalam seni rupa 2 dimensi tentunya memiliki unsur fisik yang akan menonojolkan penampilannya. Unsur fisik ini juga dapat dilihat ataupun dirasakan langsung oleh manusia. Unsur – unsur  tersebut antara lain titik, bidang, garis, bentuk, warna, &, gelap terang.

  • Unsur Non Fisik

Jika tadi unsur fisik, maka pada unsur ini kebalikannya yakni unsur non fisik. Dan inilah yang dimaksud dalam kalimat seni rupa 2 dimensi memerlukan sentuhan khusus dengan beberapa unsur di dalamnya.

Para seniman juga biasanya menyebutnya sebagai prinsip karya seni. Hal ini dikarenakan unsur non fisik tidak bisa diraba atau dilihat secara langsung oleh panca indera manusia.

Unsur non fisik ini biasanya berhubungan dengan perasaan dan nilai-nilai yang terselubung dan dimasukkan oleh seniman kedalam karya seninya.

Unsur – Unsur Seni Rupa 3 Dimensi

Unsur Seni Rupa

Berikut ini merupakan unsur-unsur seni rupa 3 dimensi yang harus kalian ketahui, antara lain:

  • Titik
  • Garis
  • Bidang
  • Bentuk
  • Tekstur
  • Ruang
  • Gelap-terang

Akhir Kata

Demikianlah artikel tentang unsur-unsur seni rupa yang bisa dijadikan sebagai bahan referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan juga bisa bermanfaat untuk kita semua. Aamiin

Tinggalkan komentar